Rabu, 17 Agustus 2011

REFLEKSI HUT RI




Merdeka!!!   

Sejenak kita renungkan,

"apakah kita masih pantas meneriakkan kata "merdeka" untuk indonesia?".

Sebelum kita menjawab apa yg direnungkan di atas mari kita melihat sejenak tentang pancasila ideologi RI yang telah di dengungkan sejak awal kemerdekaan kita.

pancasila adalah ideologi dasar bagi negara indonesia. Nama ini terdiri dari dua kata dari sansekerta: Pañca berarti lima dan sila berarti prinsip atau asas. Pancasila merupakan rumusan dan pedoman kehidupan berbangsa dan bernegara bagi seluruh rakyat indonesia.

Lima sendi utama penyusun pancasila adalah ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan, dan keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia, dan tercantum pada paragraf ke-4 preambule (pembukaan) undang-undang dasar 1945.

Banyak nilai luhur di sana yg telah dicetuskan oleh para perintis kemerdekaan ri terdahulu. Lalu yg menjadi pertanyaan selanjutnya adalah, seberapa dekat realitas indonesia sekarang dengan idelogi bangsa kita yaitu pancasila. Apakah kita sebagai bangsa indonesia telah merasakan dan bahkan telah mengamalkan nilai nilai luhur yang terkandung dalam pancasila? Simpan jawabannya dulu .

1. Ketuhanan yang maha esa 

apakah sekarang ini kita benar makhluk yang bertuhan??? Manusia "bertuhan" yang memiliki akhlak sorgawi?? Yang selalu bertenggang rasa terhadap orang lain atau bahkan telah menghormati dan saling bekerja sama dalam keragaman yang ada??

berapa persen kita telah melakukan hal berikut ini??

Foto karya Randy Herjanto yang melukiskan adanya kebersamaan umat muslim dan etnis china satu dibawah pancasila


Ataukah kita sebagai bangsa indonesia yang katanya memiliki ideologi "bertuhan" lebih sering melakukan perbuatan yg tudak disukai oleh tuhan???

STOP , tolong jangan berfikiran SARA !! 

Sadarkah kita betapa jauhnya perbedaan realita yg ada yang terjadi pada indonesia terhadap sila ke-1 ini bukan??

2. Kemanusiaan yang adil dan beradab

  
  1. mengakui persamaan derajat persamaan hak dan persamaan kewajiban antara sesama manusia.
  2. saling mencintai sesama manusia.
  3. mengembangkan sikap tenggang rasa.
  4. tidak semena-mena terhadap orang lain.
  5. menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.
  6. gemar melakukan kegiatan kemanusiaan.
  7. berani membela kebenaran dan keadilan.
  8. bangsa indonesia merasa dirinya sebagai bagian dari seluruh umat manusia, karena itu dikembangkan sikap hormat-menghormati dan bekerjasama dengan bangsa lain.
dalam sila ke 2 ini kita mengidamkan akan rasa mencintai terhadap sesama kita bangsa indonesia...
Namun realita yg ada??



3. Persatuan indonesia

  1. Menempatkan kesatuan, persatuan, kepentingan, dan keselamatan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan
  2. Rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara.
  3. Cinta tanah air dan bangsa.
  4. Bangga sebagai bangsa indonesia dan ber-tanah air indonesia.
  5. Memajukan pergaulan demi persatuan dan kesatuan bangsa yang ber-bhinneka tunggal ika.
Sila ini sungguh menunjukkan sikap persatuan dan rasa cinta tanah air yang seluruh unsurnya menjadi satu seperti yang tertuang pada sumpah pemuda. Namun apakah benar bahwa rakyat indonesia itu bersatu?? 

4. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN / PERWAKILAN

  1. Mengutamakan kepentingan negara dan masyarakat.
  2. Tidak memaksakan kehendak kepada orang lain.
  3. Mengutamakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama.
  4. Musyawarah untuk mencapai mufakat diliputi semangat kekeluargaan.
  5. Dengan itikad baik dan rasa tanggung jawab menerima dan melaksanakan hasil musyawarah.
  6. Musyawarah dilakukan dengan akal sehat dan sesuai dengan hati nurani yang luhur.
  7. Keputusan yang diambil harus dapat dipertanggung jawabkan secara moral kepada Tuhan Yang Maha Esa.
  8. Menjunjung tinggi harkat dan martabat manusia serta nilai-nilai kebenaran dan keadilan.


Pada sila ini di jelaskan bahwa Negara Dipimpin oleh Rakyat yang nantinya dalam mengambil keputusan harus mengutamakan yg namanya MUSYAWARAH yg dilakukan dengan hati nurani yang Luhur (Lihat butir ke 5).
Kita lihat realita yg ada? apakah para Wakil Rakyat Melakukannya dengan baik sesuai pengamalam Pancasila??


Apakah dengan cara demikian mereka mengambil keputusan?? Apakah seperti itu yg namanya memperjuangkan Aspirasi rakyat??

5. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

  1. Mengembangkan perbuatan-perbuatan yang luhur yang mencerminkan sikap dan suasana kekeluargaan dan gotong-royong.
  2. Bersikap adil.
  3. Menjaga keseimbangan antara hak dan kewajiban.
  4. Menghormati hak-hak orang lain.
  5. Suka memberi pertolongan kepada orang lain.
  6. Menjauhi sikap pemerasan terhadap orang lain.
  7. Tidak bersifat boros.
  8. Tidak bergaya hidup mewah.
  9. Tidak melakukan perbuatan yang merugikan kepentingan umum.
  10. Suka bekerja keras.
  11. Menghargai hasil karya orang lain.
  12. Bersama-sama berusaha mewujudkan kemajuan yang merata dan berkeadilan sosial.

Pada sila ini terdapat suatu nilai "Pemerataan" yang berarti keadilan itu milik kita bersama milik seluruh rakyat Indonesia. Namun realita yg ada sekarang justru menganut prinsip lama yaitu Prinsip HUKUM RIMBA dimana yang terkuatlah yang menang. Setelah saya baca terutama pada butir ke 7 dan 8, saya terhenyak dan teringat akan peristiwa dibawah ini.  

Coba lihat ini 

VETERAN RI. Seorang Veteran Surabaya, menuntun sepeda kuno serta memakai kostum pejuang 45, melintas mobil Konsulat Jenderal Jepang, saat dilaksanakannya upacara Hari Pahlawan di Grahadi Surabaya, Rabu (10/11). Provinsi Jatim, Pemkot Surabaya bersama sejumlah elemen masyarakat, memperingati Hari Pahlawan dengan berbagai kegiatan, yang bertujuan menumbuhkan jiwa nasionalisme pada masyarakat. FOTO ANTARA/Eric Ireng/Koz/mes/10.

Apakah ini yang disebut dengan KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA??? Apakah kita berani mengklaim kita ini bangsa yang menghargai pahlawan??

Jawaban saya : Mulailah perubahan untuk Indonesia menuju PANCASILA dengan memulai dari DIRI KITA SENDIRI. Jangan kita mengharapkan perubahan dari orang lain, apalagi menggunakan kekerasan atau demonstrasi yang tidak jelas Arahnya. CUKUP ARAHKAN PANDANGAN KITA TERHADAP PANCASILA, Maka niscaya kita kan menjadi contoh buat calon pemimpin selanjutnya untuk hidup sesuai dengan pengamalan PANCASILA 


#MERDEKA ATAU #MATI !! 


Tidak ada komentar:

Posting Komentar


Get Free Music at www.divine-music.info

Get Free Music at www.divine-music.info



Free Music at divine-music.info